Penjelasan Idzhar Wajib atau Idzhar Mutlak Lengkap

Penjelasan Idzhar Wajib atau Idzhar Mutlak Lengkap -

Diantara sekian banyak hukum Nun Sukun atau Tanwin, terdapat satu hukum yang dikecualikan yakni hukum bacaan Idzhar Wajib atau juga dikenal dengan nama Idzhar Mutlak. Apa pengertian dari hukum bacaan Idzhar Wajib? Mengapa ia dikecualikan?

Pengertian

Secara bahasa, Idzhar Wajib terdiri dari dua kata : Idzhar dan Wajib. Idzhar artinya menjelaskan, sedangkan Wajib artinya wajib atau harus. Begitu juga dengan Idzhar Mutlak. Mutlak berarti mutlak atau seutuhnya.


Secara istilah Ilmu Tajwid adalah apabila nun sukun bertemu dengan huruf wawu (و) atau ya (ي) dalam satu kata. Maka ketika nun sukun bertemu dengan huruf wawu atau ya, hukum bacaannya adalah Idzhar Wajib.

Cara membaca hukum bacaan Idzhar Wajib, sesuai arti namanya, adalah dengan menjelaskan bunyi nun sukun nya. Cara membaca hukum bacaan Idzhar Wajib sama dengan cara membaca hukum bacaan Idzhar Halqi.

Perhatikan bahwasanya hukum bacaan Idzhar Wajib mirip dengan Idgham Bi Ghunnah yakni sama-sama memiliki huruf wawu dan ya. Perbedaannya terletak apakah bertemunya nun sukun dengan wawu atau ya dalam satu kata atau dua kata.

Contoh-Contoh

Contoh-contoh hukum bacaan Idzhar Wajib tidak banyak dalam al-Quran. Total hukum bacaan Idzhar Wajib dalam al-Quran terdapat hanya ada pada 4 kata. Beberapa kata hanya ditemukan satu kali, dan ada juga kata yang diulang-ulang.

Berikut beberapa contoh hukum bacaan Idzhar Wajib dalam al-Quran (hukum Idzhar Wajib diberi warna merah) :

1. QS Al-An'am ayat 99 (nun sukun bertemu wawu)
وَمِنَ النَّخْلِ مِن طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ مِّنْ أَعْنَابٍ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ
2. QS Al-Baqarah ayat 86 (nun sukun bertemu ya)
 أُولَٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآخِرَةِ

[Baca juga : 18 Contoh Hukum Bacaan Idzhar Wajib Lengkap Surat dan Ayat]

Pertanyaan-Pertanyaan

Selanjutnya adalah pertanyaan-pertanyaan seputar hukum bacaan Idzhar Wajib atau Idzhar Mutlak. Berikut ini pertanyaan dan jawabannya. Para pembaca juga bisa mengirimkan pertanyaan atau berkomentar mengenai pertanyaan yang ada.

Q : Mengapa hukum bacaan Idzhar Wajib dikecualikan dari bab Nun Sukun atau Tanwin?
A : Karena hukum bacaan Idzhar Wajib hanya terjadi dalam nun sukun saja dan tidak ada tanwin. Sedangkan setiap hukum dalam bab Nun Sukun atau Tanwin melibatkan nun sukun dan tanwin.

Q : Mengapa dinamakan Idzhar dalam hukum bacaan Idzhar Wajib?
A : Dinamakan Idzhar karena cara membaca nun sukun nya dibaca dengan jelas. Idzhar artinya menjelaskan suara nun sukun.

Q : Mengapa dinamakan Wajib dalam hukum bacaan Idzhar Wajib?
A : Wajib artinya harus. Dinamakan Wajib karena jelas nya nun harus atau wajib ditampakkan.

Q : Mengapa dinamakan Mutlak dalam hukum bacaan Idzhar Mutlak?
A : Mutlak artinya utuh atau sepenuhnya. Dinamakan Mutlak karena jelas nya nun utuh atau tidak terkait dengan hukum idzhar lainnya.

Q : Mengapa hukum bacaan Idzhar Wajib harus dibaca jelas?
A : Apabila nun sukun bertemu wawu atau ya dalam satu kata harus dibaca jelas supaya tidak menyerupai dengan kata lain yang Mudha'af (dobel). Jika di-Idgham-kan maka makna nya samar atau tersembunyi karena serupa dengan kata lain yang dimaksud.

Q : Apa perbedaan hukum bacaan Idzhar Wajib dengan Idzhar Halqi?
A : Perbedaan nya terletak pada huruf nya. Idzhar Wajib hurufnya wawu dan ya, sedangkan hurufnya Idzhar Halqi ada 6 huruf yang keluar dari tenggorokan

Q : Apa perbedaan hukum bacaan Idzhar Wajib dengan Idgham Bi Ghunnah?
A : Perbedaannya terletak pada apakah satu kata atau dua kata. Apabila dalam satu kata maka hukum bacaan Idzhar Wajib. Sebaliknya, apabila dalam dua kata maka hukum bacaan nya adalah Idgham Bi Ghunnah

Membaca untuk menambah ilmu dan menulis untuk menabung ilmu | Penulis di beberapa blog pribadi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

KOMENTARMU ADALAH DOAMU!
-
-
NB : Admin tdk dpt balas komentar karna error. Silahkan chat via ikon FB Messenger di pojok kanan bawah atau email ke yatlunahuhaq[at]gmail[dot]com untuk fast respon