Siapa Yang Pertama Kali Memberi Harakat?

Siapa Yang Pertama Kali Memberi Harakat? -

Mushaf al-Quran yang ada di hadapan atau yang dimiliki oleh umat Muslim sekarang ini, berbeda dengan Mushaf al-Quran yang ada pada masa awal Islam. Perbedaan yang dimaksud bukanlah tahrif karena al-Quran terjaga keotentikan nya hingga hari kiamat.

Perbedaan yang dimaksud di sini adalah perbedaan dalam segi ilmu Dhabt atau tanda baca. Dulu, mushaf al-Quran sama sekali tidak diberi harakat berupa fathah, dhammah, kasrah. Bahkan titik huruf dulu masih belum ada.


Lalu siapa yang pertama kali memberi tanda harakat di dalam al-Quran? Siapa yang pertama kali memberi tanda harakat fathah, dhammah, dan kasrah? Dari dua pertanyaan itu, sekilas terlihat mirip tapi jawaban nya bisa berbeda. Berikut ulasannya.

Abu al-Aswad ad-Du`ali

Jika pertanyaan nya adalah siapa yang pertama kali memberi tanda harakat di dalam al-Quran? Maka jawaban nya adalah seorang tabi'in bernama Abu al-Aswad ad-Du`ali. Benar, Abu al-Aswad ad-Du`ali juga dikenal dengan julukan Bapak Ilmu Nahwu.

Abu al-Aswad ad-Du`ali memiliki nama asli Dzalam bin Amru bin Sufyan bin Jandal bin Yu’mar bin Du`ali. Dia biasa dipanggil dengan nama kunyah (panggilan) Abu al-Aswad (baca:Abul Aswad). Sementara Ad-Du`ali merupakan nisbat dari kabilahnya yang bernama Du`al dari Bani Kinanah.

Abu al-Aswad ad-Du`ali merupakan seorang Tabi'in, murid sekaligus sahabat dari Khalifah keempat yaitu Ali Bin Abi Thalib. Abu al-Aswad ad-Du`ali lahir pada tahun 603 Masehi dan wafat pada 688 Masehi.

Sebagaimana yang tercatat dalam buku-buku mengenai Dhabt bahwasanya Abu al-Aswad ad-Du`ali memulai memberikan tanda harakat pada mushaf al-Quran setelah ia mendengar seseorang salah i'rab dalam membaca al-Quran.

Pada awalnya Abu al-Aswad ad-Du`ali sempat menolak ajakan dari Ziyad untuk memberikan tanda harakat dalam Mushaf. Namun setelah mengalami kejadian itu (mendengar orang salah membaca), Abu al-Aswad ad-Du`ali pun memutuskan untuk memberikan tanda harakat.

Tanda harakat yang diberikan Abu al-Aswad ad-Du`ali berbeda dengan tanda harakat yang ada pada mushaf al-Quran sekarang ini. Tanda harakat yang diberikan oleh Abu al-Aswad ad-Du`ali adalah berupa titik yang dikenal dengan Nuqthah I'rab.

Abu al-Aswad ad-Du`ali menyuruh seseorang untuk memberikan tanda titik dan berkata : "Apabila aku membuka mulutku (fathah), maka berilah satu titik di atasnya, jika aku menggabungkan mulutku (dhammah) maka berilah titik di depan huruf, jika aku merekahkan mulutku (kasrah) maka berilah titik di bawahnya."

Maka, siapa yang pertama kali memberikan tanda harakat di dalam Mushaf al-Quran adalah seorang tabi'in bernama Abu al-Aswad ad-Du`ali yang juga dikenal dengan Bapak Ilmu Nahwu. Tanda harakat yang dimaksud adalah titik harakat.

Ahmad Khalil al-Farahidi

Pertanyaan selanjutnya, jika pertanyaan nya adalah siapa yang pertama kali memberikan tanda harakat fathah, dhammah, dan kasrah maka jawabannya adalah Ahmad Khalil al-Farahidi. Apa beda harakat Abu al-Aswad dengan Ahmad Khalil?

Kedua-duanya sama-sama harakat. Hanya kemudian istilah yang berkembang membedakan keduanya. Tanda harakat Abu al-Aswad disebut dengan Nuqthah I'rab. Sedangkan tanda harakat Ahmad Khalil merupakan tanda harakat yang kita kenal sekarang ini.

Baca juga : Asal Usul Bentuk Harakat

Nama panjang Ahmad Khalil Al-Farahidi adalah Abu Abdirrahman Al-Khalil bin Ahmad bin 'Amru bin Tamim al-Farahidi al-Azadi al-Yahmadi, lebih dikenal dengan Al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi. Beliau lahir di Bashrah pada tahun 100 H atau 718 M

Beliau adalah seorang ulama di bidang bahasa Arab, sastra Arab, dan juga penemu ilmu persajakan Arab. Beliau mempelajari berbagai ilmu dari Ibnu Abi Ishaq yang juga merupakan guru dari Sibawaih.

Tanda harakat yang diprakarsai oleh Ahmad Khalil al-Farahidi lebih mudah dan lebih sederhana dibandingkan tanda harakat yang dibuat oleh Abu al-Aswad, sehingga tanda harakat nya bertahan hingga hari ini.

Membaca untuk menambah ilmu dan menulis untuk menabung ilmu | Penulis di beberapa blog pribadi

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

KOMENTARMU ADALAH DOAMU!
-
-
NB : Admin tdk dpt balas komentar karna error. Silahkan chat via ikon FB Messenger di pojok kanan bawah atau email ke yatlunahuhaq[at]gmail[dot]com untuk fast respon