Perbedaan Shifr Mustathil dan Shifr Mustadir

Perbedaan Shifr Mustathil dan Shifr Mustadir -

Setelah mengenal dan mempelajari tanda baca Shifr yang terbagi menjadi dua yaitu Shifr Mustathil dan Shifr Mustadir, tentu dapat diidentifikasi dan ditemukan beberapa perbedaan dari kedua nya. Apa perbedaan antara Shifr Mustathil dan Shifr Mustadir? Berapa banyak perbedaan nya?

Jika diamati dan diperhatikan, setidaknya terdapat 6 (enam) perbedaan antara Shifr Mustathil dan Shifr Mustadir. Apa saja perbedaannya? Baca terus artikel ini. Oh iya, bagi Anda yang ingin membaca artikel tajwid lainnya, Anda bisa membaca daftar isi Tajwid dengan klik di sini. Untuk materi-materi mahkraj dan sifat, silahkan klik di sini

Nama dan Maknanya

Dari segi nama, keduanya sudah berbeda. Shifr bermakna bulat atau bundar. Sedangkan Mustadir berarti melingkar atau berputar, dan Mustathil bermakna memanjang. Tanda Shifr Mustathil sering diterjemahkan dengan tanda bulatan lonjong. Sedangkan tanda Shifr Mustadir sering disebut sebagai tanda bulat atau bulatan sempurna.


Bentuknya

Selain dari nama keduanya, dari segi bentuk nya tentu berbeda. Harap berhati-hati dalam membedakan sukun, shifr mustathil, dan shifr mustadir. Tanda sukun sekarang bukanlah berbentuk bulatan melainkan bulatan yang terpecah atau seperti kepala huruf ha.

Sedangkan tanda berbentuk bulat sekarang digunakan untuk tanda baca Shifr Mustadir. Untuk tanda baca Shifr Mustathil masih sama menggunakan tanda berbentuk bulatan yang melonjong ke atas bawah, buka melonjong ke kanan kiri. 

Fungsinya

Selain berbeda dari nama dan bentuk, keduanya juga berbeda dalam fungsi atau kegunaan. Terutama ketika dalam keadaan waqaf (berhenti). Persamaan nya adalah saat huruf-huruf yang memiliki tanda keduanya dan dibaca washal (sambung), maka huruf tersebut tidak terbaca.

Perbedaan nya adalah ketika dalam keadaan waqaf. Apabila itu huruf yang memiliki tanda Shifr Mustathil, maka huruf tersebut dibaca. Berbeda dengan Shifr Mustadir. Apabila itu huruf yang memiliki tanda Shifr Mustadir, maka huruf tersebut tetap tidak terbaca.

Huruf-hurufnya

Yang dimaksud dengan huruf-huruf di sini adalah huruf-huruf yang biasanya dibubuhi tanda Shifr, baik Mustathil maupun Mustadir. Huruf-huruf yang diberi tanda Shifr Mustathil hanyalah satu huruf saja yaitu huruf alif.

Sedangkan huruf-huruf yang diberi tanda Shifr Mustadir lebih banyak. Jumlahnya ada 3 (tiga) huruf yaitu alif, wawu, dan ya.

Letaknya

Tanda Shifr Mustathil hanya terdapat di atas alif dan letaknya selalu di akhir kata. Tidak ada tanda Shifr Mustathil, yang diberikan di atas alif, terletak di tengah kata. Sebaliknya, tanda Shifr Mustadir yang biasanya diberi di atas huruf alif, wawu, dan ya, dapat terletak di akhir atau tengah kata.

Jumlah Contohnya

Contoh-contoh atau kata-kata yang memiliki tanda Shifr Mustathil tidak banyak. Sekitar 6 (enam) contoh. Sedangkan contoh-contoh atau kata-kata yang memiliki tanda Shifr Mustadir cukup banyak dan dapat ditemukan di beberapa tempat di dalam al-Quran.

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »

KOMENTARMU ADALAH DOAMU!
-
-
NB : Admin tdk dpt balas komentar karna error. Silahkan chat via ikon FB Messenger di pojok kanan bawah atau email ke yatlunahuhaq[at]gmail[dot]com untuk fast respon