Pembagian dan Pengertian Mad Tamkin

Pembagian dan Pengertian Mad Tamkin -

Salah satu pembahasan Mad yang merupakan tambahan dan sifatnya opsional adalah Mad Tamkin. Mengapa begitu? Apa pengertian dari Mad Tamkin? Bagaimana pembagian Mad Tamkin? Dan apa saja contoh-contoh dari Mad Tamkin? Berikut ulasannya.

Pengertian Mad Tamkin

Secara bahasa, Mad Tamkin terdiri dari dua kata yaitu Mad dan Tamkin. Mad artinya panjang atau memanjangkan, sedangkan Tamkin artinya menempatkan, menguatkan, memperkuat, memperkokoh, mengokohkan, meneguhkan, atau mengamankan.

Secara istilah Ilmu Tajwid, Mad Tamkin adalah memanjangkan serta memperjelas pengucapan bunyi dua huruf mad berupa huruf ya dan wawu. Cara membaca Mad Tamkin sama halnya dengan Mad Thabi'i, yaitu dengan memanjangkan sebanyak 1 alif atau 2 harakat.

Pembagian dan Contoh

Ada beberapa kondisi huruf ya' mad dan wawu mad yang hendaknya diperkuat atau menjadi fokus dalam pembahasan Mad Tamkin. Dalam beberapa buku Tajwid berbahasa Indonesia, biasanya dijelaskan satu kondisi saja. Namun setidaknya total ada 3 kondisi.

Pertama, huruf ya' tasydid berharakat kasrah bertemu dengan ya sukun (ya mad). Inilah pengertian Mad Tamkin yang populer di buku-buku Tajwid. Mad Tamkin diartikan sebagai ya bertasydid bertemu ya mad. Salah satu contohnya dalam QS An-Nisa ayat 86

وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ حَسِيبًا

Kedua, huruf ya' mad (sukun) bertemu dengan huruf ya' berharakat atau huruf wawu mad bertemu dengan huruf wawu berharakat. Salah satu contoh huruf ya' mad (sukun) bertemu dengan huruf ya' berharakat dalam QS An-Nas ayat 5:

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِ

Salah satu contoh huruf wawu mad bertemu dengan huruf wawu berharakat dalam QS Al-'Ashr ayat 3 :

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ


Ketiga, ya berharakat kasrah bertemu ya mad atau wawu berharakat dhammah bertemu wawu mad. Salah satu contohnya QS Ali Imran ayat 78

وَإِنَّ مِنْهُمْ لَفَرِيقًا يَلْوُونَ أَلْسِنَتَهُمْ بِالْكِتَابِ لِتَحْسَبُوهُ مِنَ الْكِتَابِ وَمَا هُوَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَقُولُونَ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَمَا هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Pertanyaan-Pertanyaan

Berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan seputar hukum bacaan Mad Tamkin yang penulis kumpulkan dan juga mungkin sebagai tambahan informasi bagi para pembaca. Untuk pertanyaan Mad Tamkin lainnya, silahkan tulis di kolom komentar.

Q : Mengapa Mad Tamkin disebut tambahan dan opsional?

A : Mad Tamkin disebut tambahan dan opsional karena pada dasarnya ia sama dengan Mad Thabi'i. Cara membacanya juga sama. Yang menjadikan ia tersendiri atau khusus adalah supaya para pembaca lebih berhati-hati pada beberapa kasus Mad Thabi'i tertentu. Dan kasus-kasus itu disebut Mad Tamkin.

Q : Dari pembagian 3 kondisi Mad Tamkin di atas, bagaimana pengertian Mad Tamkin yang tertera dan populer dalam beberapa buku Tajwid?

A : Dari 3 pembagian Mad Tamkin, yang paling populer adalah bagian pertama. Selanjutnya yang bagian kedua. Sedangkan bagian ketiga lebih jarang lagi. Dari ketiga bagian itu, bisa disebut salah satu atau ketiganya. Karena pada dasarnya, Mad Tamkin ini merupakan tambahan atau julukan khusus terhadap kasus-kasih Mad Thabi'i tertentu.

Penulis di beberapa situs pribadi. Situs ini memuat tulisan-tulisan tentang tajwid dan tilawah al-Quran. Semoga bermanfaat

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar
29 Juli 2021 22.42 delete

izin copas dan share

Reply
avatar

KOMENTARMU ADALAH DOAMU!
-
-
NB : Admin tdk dpt balas komentar karna error. Silahkan chat via ikon FB Messenger di pojok kanan bawah atau email ke yatlunahuhaq[at]gmail[dot]com untuk fast respon