7 Februari 2026

Ringkasan Kitab al-Aqd al-Mufid fi Ilm at-Tajwid

Ini adalah kitab tajwid berbahasa Arab yang ditulis oleh Salah Soleh Saif yang dicek dan diteliti oleh Syekh Muhammad Said Faqir al-Afghani. Kitab ini berjudul al-'Aqd al-Mufid fi Ilm at-Tajwid yang terdiri sekitar 148 halaman.

Kitab ini merupakan tulisan sederhana bagi para pelajar tajwid yang ingin mempelajari teori-teori secara singkat dan padat. Bab pertama diawali dengan pengertian tajwid dan hukumnya. Secara istilah, tajwid adalah mengeluarkan huruf dari makhrajnya dan memberikan hak dan mustahaknya berupa sifat lazimah dan aridah.

Bab kedua menjelaskan siapa saja qiraah asyrah dan perawinya. Bab selanjutnya adalah nun sukun dan tanwin yang cara membacanya terbagi menjadi empat yaitu izhar, idgham, iqlab, dan ikhfa. Setiap hukum diberikan contoh lengkap dalam satu kata maupun dua kata.

Selanjutnya bab mim sukun yang diberikan contoh dalam bentuk dua kata. Ada bab nun dan mim bertasydid, kemudian bab lam sukun dalam al, lam sukun fi'il, dan lam sukun pada kata Hal dan Bal dengan masing-masing penjelasannya.

Berikutnya ada bab Mistlan, Mutajanisan, dan Mutaqariban dengan pembagiannya ada 3 masing-masing seperti shaghir, kabir, dan mutlaq. Setelahnya, ada pembahasan khusus Idgham Tam dan Naqish. Dan juga pembahasan huruf tafkhim dan tarqiq.

Huruf yang dibaca tebal dan tipis adalah alif, lam, dan Ro. Termasuk bab Ra yang disebutkan juga macam-macamnya. Hukum Ro memiliki dua hukum yaitu tafkhim dan tarqiq. Ro dibaca tafkhim dalam tujuh macam kondisi, di antaranya:

  1. Ro fathah
  2. Ro dhammah
  3. Ro sukun yang sebelumnya harakat fathah atau dhammah
  4. Ro sukun yang sebelumnya sukun selain huruf ya, yang sebelumnya harakat fathah atau dhammah
  5. Ro sukun setelah kasrah aridh
  6. Ro sukun setelah kasrah asli dimana keduanya bukan satu kata
  7. Ro sukun setelah kasrah asli dalam satu kata yang setelahnya terdapat isti'la fathah

Adapun bab Mad terbagi menjadi dua yaitu Asli dan Far'i. Mad Far'i terbagi menjadi dua yaitu disebabkan hamzah dan sukun. Mad Far'i sebab hamzah di antaranya adalah Mad Muttashil, Mad Munfashil, Badal.

Sedangkan mad far'i yang disebabkan sukun di antaranya adalah Mad Lazim, Mad Aridh Lissukun, dan Mad Lin Aridh Lissukun. Mad Lazim terbagi menjadi 5 yaitu Mad Lazim Kalimi Mustaqqal, Mukhaffaf, mad lazim harfi mutsaqqal, mukhaffaf, dan mad lazim lin.

Di halaman 99 dari kitab ini, terdapat salah satu unsur menarik yang biasa tidak ada di kitab tajwid ringkas. Yaitu tambahan mengenai perbedaan bacaan hafsh dari thariq Thayyibah dan Syathibi. Setidaknya ada 15 hal yang dibahas di antaranya:

Pertama, kata Yabshutu dan Bashtah yang dalam tariq Syathibi wajib dibaca sebagai huruf Sin maka di tariq thayyibah boleh memilih antara dibaca sebagai huruf Sin atau Shad.

Kedua, untuk kata Mushaithirun dalam tariq Syathibi boleh dibaca keduanya antara huruf Sin dan Shad. Begitu pula tariq Thayyibah juga sama.

Ketiga, sedangkan kata bi mushaythir dalam tariq syathibi hanya bisa dibaca sebagai huruf Shad. Sedangkan tariq thayyibah boleh dibaca sebagai huruf Sin dan Shad.

Keempat, huruf muqathaah yang diakhiri bunyi nun jika disambung dengan ayat sesudahnya dalam thariq syathibi wajib dibaca izhar. Sedangkan dalam thariq thayyibah boleh memakai dua wajah atau variasi.

Kelima, kata aa'jamiyy dalam tariq syathibi dan thayyibah sama-sama dibaca dengan tashil.

Keenam, kata yalhats dzalika dan irkab ma'ana dalam tariq syathibi harus dibaca dengan idgham sedangkan tariq thayyibah boleh memakai dua variasi yaitu izhar atau idgham.

Ketujuh, kata fama ataniya dalam tariq syatibi dan tayyibah sama-sama tidak ada perbedaan baik washal maupun waqaf.

Kedelapan, terkait saktah dalam tariq syathibi disebutkan ada 4 tempat yang wajib diperhatikan. Sedangkan tariq thayyibah boleh dibaca saktah dan boleh tidak memakai saktah. 

Kesembilan, panjang hukum bacaan mad jaiz munfashil dalam tariq syathibi dibaca antara 4-5 harakat. sedangkan dalam tariq thayyibah dibaca antara 2-5 harakat.

Kesepuluh, huruf ain dalam huruf muqatha'ah surah Maryam dan as-Syura dalam tariq syathibi boleh dibaca dua variasi yaitu tawassuth dan thul. Sedangkan tariq thayyibah dibaca dalam 3 variasi yaitu qashr, tawassuth, dan thul

Kesebelas, bacaan mad farqi baik tariq syathibi dan thayyibah sama terkait boleh dibaca dengan panjang 6 harakat (thul) atau dibaca dengan tashil.

Kedua belas, kata kullu firqin yaitu huruf ro sukun nya, baik tariq syathibi dan thayyibah sama terkait boleh dibaca dengan dua wajah yaitu tafkhim atau tarqiq.

Ketiga belas, kata dha'f yang terdapat dalam ar-Rum ayat 54 baik tariq syathibi dan thayyibah sama terkait boleh dibaca fathah atau dhammah huruf dhadnya.

Keempat belas, kata alam nakhluqkum yang terdapat di surah al-Mursalat baik tariq syathibi dan thayyibah sama terkait boleh dibaca idgham tam maupun naqish

Kelima belas, kata salasila yang terdapat di QS Al-Insan baik tariq syathibi dan thayyibah sama terkait cara membacanya.

Demikian artikel berjudul "Ringkasan Kitab al-Aqd al-Mufid fi Ilm at-Tajwid". Anda dapat melihat artikel terkait ringkasan kitab lainnya dengan cara KLIK DI SINI. Anda juga bisa memberikan saran atau masukan dengan menulis di komentar. Terima kasih.

Comments

KOMENTARMU ADALAH DOAMU!
-
-
NB : Admin tdk dpt balas komentar karna error. Silahkan chat via ikon FB Messenger di pojok kanan bawah atau email ke yatlunahuhaq[at]gmail[dot]com untuk fast respon
EmoticonEmoticon