2 April 2026

Perbedaan Tanda Panjang atau Mad dalam Mushaf Indonesia dan Madinah

Pernahkah Anda kebingungan dalam membaca tanda panjang atau Mad saat berganti mushaf dari mushaf Indonesia ke Madinah atau sebaliknya? Kadang sebagian orang menduga salah satu mushaf tidak ada tanda panjang, sedangkan mushaf lainnya tidak ada.

Artikel ini menjelaskan perbedaan tanda panjang yang ada dalam dua mushaf populer di Indonesia saat ini yaitu Mushaf Indonesia dan Mushaf Madinah. Setidaknya ada dua sistem tanda panjang yang berbeda antara keduanya.

Pertama, tanda panjang dalam Mad Thabi'i Kalimi yang dibuang huruf Mad nya atau biasa disebut oleh sebagian orang sebagai Mad Thabi'i Muqaddar. Ini terjadi karena adanya kaidah-kaidah Rasm Usmani. Untuk lebih jelas terkait Mad Thabi'i Muqaddar dapat Anda baca artikel khusus mengenai hal itu.

Lalu apa perbedaan antara kedua mushaf? Mushaf Madinah menggunakan dua tanda yaitu harakat (fathah, dhammah, kasrah) dan huruf Mad (yang ditulis kecil). Sedangkan Mushaf Indonesia langsung menggunakan tanda panjang Mad tanpa harakat.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan kedua contoh di bawah ini. Contoh sebelah kanan merupakan Mushaf Indonesia, sedangkan contoh sebelah kiri adalah Mushaf Madinah. Masing-masing diambilkan contoh 3 macam varian sesuai harakatnya.

Contoh huruf Mad Alif

الرَّحْمٰنِ - ٱلرَّحْمَٰنِ

Dapat dilihat bahwa huruf mim yang dibaca panjang pada kata ar-Rahman di atas memiliki perbedaan. Mushaf Indonesia memberikan tanda panjang, sedangkan mushaf Madinah memberikan tanda harakat dan tanda panjang bersamaan.

Contoh huruf Mad Wawu

يَّلْوٗنَ - يَلْوُۥنَ

Dapat dilihat bahwa huruf wawu yang dibaca panjang pada kata Yalwun di atas memiliki perbedaan. Mushaf Indonesia memberikan tanda panjang, sedangkan mushaf Madinah memberikan tanda harakat dan tanda panjang bersamaan.

Contoh huruf Mad Ya

قَبْلِهٖ - قَبْلِهِۦ

Dapat dilihat bahwa huruf ha yang dibaca panjang pada kata Qablihi di atas memiliki perbedaan. Mushaf Indonesia memberikan tanda panjang, sedangkan mushaf Madinah memberikan tanda harakat dan tanda panjang bersamaan.

Kedua, tanda panjang untuk bacaan yang lebih panjang seperti Mad Wajib Muttashil, Mad Jaiz Munfashil, dan Mad Lazim. Mushaf Indonesia memberikan dua variasi tanda panjang jenis ini, sedangkan Mushaf Madinah tidak.

Mushaf Indonesia memberikan tanda panjang yang meruncing untuk bacaan yang harus dibaca 4 atau 6 harakat, sedangkan untuk Mad Jaiz hanya diberikan tanda panjang yang biasa. Tanda panjang biasa yang sama juga digunakan Mushaf Madinah di semua bacaan Mad nya.

Mushaf Indonesia menggunakan tanda panjang runcing untuk bacaan Mad Wajib Muttashil, Mad Farq, dan Mad Lazim untuk semua variannya seperti Lazim Kalimi Mutsaqqal, Lazim Kalimi Mukhaffaf, Lazim Harfi Mutsaqqal, dan Lazim Harfi Mukhaffaf.

Selain hukum Mad yang disebutkan, maka menggunakan tanda panjang biasa seperti Mad Jaiz Munfashil dan Mad Shilah Thawilah. Sedangkan Mushaf Madinah tidak menggunakan pembeda sebagaimana Mushaf Indonesia.

Pembedaan jenis tanda panjang ini juga turut membantu masyarakat awam dalam menguraikan hukum bacaan yang ada, terutama sistem penulisan Rasm Usmani yang banyak belum dipelajari oleh masyarakat secara luas. Misalnya kata ha'ulai.

Dalam kata tersebut terdapat dua Mad yang bertemu huruf hamzah. Apakah keduanya merupakan Mad Wajib Muttashil, Mad Jaiz Munfashil, atau berbeda masing-masing? Perhatikan kata ha'ulai pada potongan QS An-Nisa ayat 143 di bawah ini dalam Mushaf Madinah,

مُّذَبْذَبِينَ بَيْنَ ذَٰلِكَ لَآ إِلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِ وَلَآ إِلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِ

Berikut ini potongan QS An-Nisa ayat 143 di bawah ini dalam Mushaf Indonesia,

مُّذَبْذَبِيْنَ بَيْنَ ذٰلِكَۖ لَآ اِلٰى هٰٓؤُلَاۤءِ وَلَآ اِلٰى هٰٓؤُلَاۤءِ

Jika tulisan di atas belum jelas atau kurang besar, silakan lihat langsung di Mushaf. Dari penandaan Mushaf Indonesia terlihat jelas bahwa Mad pertama adalah Mad Jaiz Munfashil sedangkan Mad kedua adalah Mad Wajib Muttashil.

Demikian artikel berjudul "Perbedaan Tanda Panjang atau Mad dalam Mushaf Indonesia dan Madinah". Untuk membaca artikel yang serupa terkait Mushaf Indonesia dan Madinah, Anda dapat membacanya dengan KLIK DI SINI. Semoga bermanfaat.

Comments

KOMENTARMU ADALAH DOAMU!
-
-
NB : Admin tdk dpt balas komentar karna error. Silahkan chat via ikon FB Messenger di pojok kanan bawah atau email ke yatlunahuhaq[at]gmail[dot]com untuk fast respon
EmoticonEmoticon