27 April 2026

Tanda Bulatan Waru atau Hati Terbalik di Mushaf Indonesia

Saat Anda membaca Mushaf Indonesia, terutama di surah al-Fatihah, akan ditemukan tanda yang unik dan berbeda di antara tanda-tanda lain. Tepatnya di ayat 7 setelah kata "an'amta alayhim" terlihat ada tanda seperti daun waru atau hati yang terbalik. Tanda apakah itu?

Artikel ini menjelaskan tanda yang berbentuk bulatan waru atau hati terbalik yang terdapat di Mushaf Indonesia dengan merujuk pada buku Pedoman Pentashihan Mushaf Al-Quran karya Lajnah Pentashihan Mushaf al-Quran atau biasa disingkat dengan LPMQ RI.

Pengertian Tanda Bulatan Waru atau Hati

Apa nama dari tanda ini? LPMQ tidak menyebutkan nama secara khusus untuk tanda ini sehingga tidak dapat dipastikan nama dari tanda ini. Namun disebutkan bahwa tanda ini mirip angka lima dalam bahasa Arab. 

Oleh karena itu, nama-nama yang dikenal berbeda-beda. Ada yang mengatakan tanda waru, hati terbalik, atau huruf Ha. Tanda waru atau hati terbalik ini hanya ada di Mushaf Indonesia, tidak ada di Mushaf Madinah.

Lalu apa fungsi dari tanda waru ini? Tanda ini berfungsi untuk menunjukkan adanya perbedaan penghitungan ayat dalam al-Quran. Tanda ini diletakkan di bawah tanda-tanda waqaf seperti qaf lam ya, shad lam ya, jim, dan lam alif.

Apakah jumlah ayat berbeda-beda? Benar. Setidaknya ada 7 (tujuh) mazhab yang berkaitan dengan hal ini seperti mazhab Madani Awal, Madani Akhir, Makki, dan lain-lain. Oleh karena itu, pembahasan ini menjadi ilmu tersendiri yang disebut ilmu penghitungan ayat al-Quran (ilm add ay al-Quran).

Mayoritas mushaf dunia dengan total jumlahnya 6.236 ayat merupakan penghitungan berdasarkan mazhab Kufi. Ini juga merupakan mushaf yang dipakai dalam riwayat imam Hafs dari imam Ashim yang juga berasal dari Kufah.

Perhatikan tanda bulatan waru atau hati terbalik yang berada di surah al-Fatihah ayat 7 di bawah ini:

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Dengan adanya tanda bulatan waru seperti di atas, dapat dipahami bahwa ayat di atas ada yang menghitungnya satu ayat dan ada juga yang menghitungnya menjadi dua ayat. Mazhab yang menghitung satu adalah Kufi dan Makki.

Contoh Ayat Tanda Bulatan Waru atau Hati

Ada berapa tanda bulatan waru atau hati terbalik yang ada di dalam Mushaf Indonesia? LPMQ menyebutkan total ada 91 tanda di dalamnya. Berikut 10 contoh ayat yang di dalamnya terdapat tanda bulatan waru atau hati terbalik.

1. QS An-Nas ayat 4

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِ

2. QS Quraisy ayat 4

الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ

3. QS Al-'Ashr ayat 3

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

4. QS Az-Zalzalah ayat 6

يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْ

5. QS al-Qadr ayat 3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍ

6. QS Al-Baqarah ayat 10

فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًاۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌۢ ەۙ بِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ

7. QS Al-Baqarah ayat 114

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنْ مَّنَعَ مَسٰجِدَ اللّٰهِ اَنْ يُّذْكَرَ فِيْهَا اسْمُهٗ وَسَعٰى فِيْ خَرَابِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ مَا كَانَ لَهُمْ اَنْ يَّدْخُلُوْهَآ اِلَّا خَاۤىِٕفِيْنَ ەۗ لَهُمْ فِى الدُّنْيَا خِزْيٌ وَّلَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ

8. QS Al-Baqarah ayat 282

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوْهُۗ وَلْيَكْتُبْ بَّيْنَكُمْ كَاتِبٌۢ بِالْعَدْلِۖ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ اَنْ يَّكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللّٰهُ فَلْيَكْتُبْۚ وَلْيُمْلِلِ الَّذِيْ عَلَيْهِ الْحَقُّ وَلْيَتَّقِ اللّٰهَ رَبَّهٗ وَلَا يَبْخَسْ مِنْهُ شَيْـًٔاۗ فَاِنْ كَانَ الَّذِيْ عَلَيْهِ الْحَقُّ سَفِيْهًا اَوْ ضَعِيْفًا اَوْ لَا يَسْتَطِيْعُ اَنْ يُّمِلَّ هُوَ فَلْيُمْلِلْ وَلِيُّهٗ بِالْعَدْلِۗ وَاسْتَشْهِدُوْا شَهِيْدَيْنِ مِنْ رِّجَالِكُمْۚ فَاِنْ لَّمْ يَكُوْنَا رَجُلَيْنِ فَرَجُلٌ وَّامْرَاَتٰنِ مِمَّنْ تَرْضَوْنَ مِنَ الشُّهَدَۤاءِ اَنْ تَضِلَّ اِحْدٰىهُمَا فَتُذَكِّرَ اِحْدٰىهُمَا الْاُخْرٰىۗ وَلَا يَأْبَ الشُّهَدَۤاءُ اِذَا مَا دُعُوْاۗ وَلَا تَسْـَٔمُوْٓا اَنْ تَكْتُبُوْهُ صَغِيْرًا اَوْ كَبِيْرًا اِلٰٓى اَجَلِهٖۗ ذٰلِكُمْ اَقْسَطُ عِنْدَ اللّٰهِ وَاَقْوَمُ لِلشَّهَادَةِ وَاَدْنٰىٓ اَلَّا تَرْتَابُوْٓا اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً حَاضِرَةً تُدِيْرُوْنَهَا بَيْنَكُمْ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ اَلَّا تَكْتُبُوْهَاۗ وَاَشْهِدُوْٓا اِذَا تَبَايَعْتُمْۖ وَلَا يُضَاۤرَّ كَاتِبٌ وَّلَا شَهِيْدٌ ەۗ وَاِنْ تَفْعَلُوْا فَاِنَّهٗ فُسُوْقٌۢ بِكُمْۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ وَيُعَلِّمُكُمُ اللّٰهُۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

9. QS Ali Imran ayat 4

مِنْ قَبْلُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَاَنْزَلَ الْفُرْقَانَ ەۗ اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِاٰيٰتِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌۗ وَاللّٰهُ عَزِيْزٌ ذُو انْتِقَامٍ

10. QS Al-Maidah ayat 15

يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ قَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيْرًا مِّمَّا كُنْتُمْ تُخْفُوْنَ مِنَ الْكِتٰبِ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ ەۗ قَدْ جَاۤءَكُمْ مِّنَ اللّٰهِ نُوْرٌ وَّكِتٰبٌ مُّبِيْنٌ

Apakah 91 tanda ini sudah mencakup semua perbedaan yang ada dalam penghitungan ayat al-Quran? Penulis belum bisa memastikan. Karena saat melihat perbedaan jumlah ayat di surah al-Ikhlas namun di Mushaf Indonesia tidak dicantumkan.

Merujuk kitab al-Bayan fi Add Ay al-Quran karya imam Ad-Dani disebutkan dua pendapat. Mayoritas berpendapat QS al-Ikhlas total 4 ayat, sedangkan mazhab Syami dan Makki menghitung total 5 ayat. Tambahan itu melihat ayat ketiga dihitung 2 ayat yaitu lam yalid ayat tersendiri dan wa lam yulad tersendiri.

Demikian artikel berjudul "Tanda Bulatan Waru atau Hati Terbalik di Mushaf Indonesia". Anda dapat membaca artikel lain terkait Mushaf Indonesia dan Mushaf Madinah dengan cara KLIK DI SINI. Anda juga bisa bertanya atau memberi saran dengan menulis di komentar. Terima kasih.

Comments

KOMENTARMU ADALAH DOAMU!
-
-
NB : Admin tdk dpt balas komentar karna error. Silahkan chat via ikon FB Messenger di pojok kanan bawah atau email ke yatlunahuhaq[at]gmail[dot]com untuk fast respon
EmoticonEmoticon